Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang - Artikel ini akan memberikan contoh jurnal penutup perusahaan dagang yang dapat membantu Anda dalam membuat laporan keuangan. Jurnal penutup adalah jurnal yang digunakan untuk menutup akun-akun sementara seperti akun pendapatan, beban, dan laba rugi. Tujuan dari jurnal penutup adalah untuk menghitung laba bersih atau rugi bersih perusahaan dan memindahkannya ke akun modal. Jurnal penutup juga berguna untuk mengosongkan saldo akun-akun sementara agar siap digunakan kembali pada periode berikutnya.

Apa itu Jurnal Penutup Perusahaan Dagang?

Apa itu Jurnal Penutup Perusahaan Dagang?
Apa itu Jurnal Penutup Perusahaan Dagang?
bing.net webmasters.googleblog.com Mister Geko Grogol Inc

Jurnal penutup perusahaan dagang adalah jurnal yang dibuat oleh perusahaan yang menjual barang dagangan kepada pelanggan. Barang dagangan adalah barang yang dibeli oleh perusahaan untuk dijual kembali tanpa mengalami perubahan bentuk. Contoh barang dagangan adalah pakaian, sepatu, buku, dan lain-lain. Perusahaan dagang memiliki akun persediaan yang mencatat jumlah dan nilai barang dagangan yang dimiliki oleh perusahaan.

Jurnal penutup perusahaan dagang biasanya terdiri dari empat langkah, yaitu:

  1. Menutup akun pendapatan ke akun laba rugi.
  2. Menutup akun beban ke akun laba rugi.
  3. Menutup akun laba rugi ke akun modal.
  4. Menutup akun prive atau pengambilan ke akun modal.

Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menghitung laba bersih atau rugi bersih perusahaan dan memindahkannya ke akun modal. Akun modal adalah akun yang mencatat jumlah investasi pemilik perusahaan dan laba atau rugi yang ditahan oleh perusahaan. Akun prive atau pengambilan adalah akun yang mencatat jumlah uang atau barang yang diambil oleh pemilik perusahaan dari modalnya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bagaimana cara membuat jurnal penutup perusahaan dagang?

Cara membuat jurnal penutup perusahaan dagang adalah sebagai berikut:

  • Buat daftar semua akun sementara yang ada di neraca saldo setelah penyesuaian.
  • Tentukan apakah akun tersebut termasuk dalam kategori pendapatan, beban, laba rugi, atau prive.
  • Buat jurnal penutup untuk menutup akun pendapatan dengan mendebet akun pendapatan dan mengkredit akun laba rugi.
  • Buat jurnal penutup untuk menutup akun beban dengan mendebet akun laba rugi dan mengkredit akun beban.
  • Buat jurnal penutup untuk menutup akun laba rugi dengan mendebet atau mengkredit akun laba rugi sesuai dengan hasilnya dan mengkredit atau mendebet akun modal.
  • Buat jurnal penutup untuk menutup akun prive dengan mendebet akun modal dan mengkredit akun prive.
  • Posting jurnal penutup ke buku besar dan buat neraca saldo setelah penutupan.

Apa saja contoh jurnal penutup perusahaan dagang?

Berikut adalah contoh jurnal penutup perusahaan dagang:

TanggalKeteranganDebetKredit
31 Desember 2020Pendapatan Usaha
Laba Rugi
Rp 500.000.000

Rp 500.000.000
31 Desember 2020Laba Rugi
Beban Gaji
Beban Sewa
Beban Listrik
Beban Bunga
Beban Lain-lain
Rp 200.000.000

Rp 100.000.000
Rp 50.000.000
Rp 20.000.000
Rp 10.000.000
Rp 20.000.000
31 Desember 2020Laba Rugi
Modal

Rp 300.000.000
Rp 300.000.000
31 Desember 2020Modal
Prive

Rp 50.000.000
Rp 50.000.000

Jurnal penutup tersebut menunjukkan bahwa perusahaan dagang tersebut mendapatkan laba bersih sebesar Rp 300.000.000 dan pemilik perusahaan mengambil prive sebesar Rp 50.000.000.

Apa manfaat dari jurnal penutup perusahaan dagang?

Manfaat dari jurnal penutup perusahaan dagang adalah sebagai berikut:

  • Menghitung laba bersih atau rugi bersih perusahaan yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan keputusan bisnis, pembagian dividen, atau penilaian kinerja.
  • Memindahkan laba bersih atau rugi bersih perusahaan ke akun modal yang mencerminkan jumlah modal yang dimiliki oleh pemilik perusahaan.
  • Mengosongkan saldo akun-akun sementara agar siap digunakan kembali pada periode berikutnya tanpa mengganggu akuntansi periode sebelumnya.
  • Menyederhanakan proses pembuatan laporan keuangan seperti laporan laba rugi dan laporan perubahan modal.

Kesimpulan

Jurnal penutup perusahaan dagang adalah jurnal yang digunakan untuk menutup akun-akun sementara seperti akun pendapatan, beban, dan laba rugi yang ada di neraca saldo setelah penyesuaian. Tujuan dari jurnal penutup adalah untuk menghitung laba bersih atau rugi bersih perusahaan dan memindahkannya ke akun modal serta mengosongkan saldo akun-akun sementara agar siap digunakan kembali pada periode berikutnya.

Cara membuat jurnal penutup perusahaan dagang adalah dengan menutup akun pendapatan ke akun laba rugi, menutup akun beban ke akun laba rugi, menutup akun laba rugi ke akun modal, dan menutup akun prive ke akun modal. Setelah itu, posting jurnal penutup ke buku besar dan buat neraca saldo setelah penutupan.

Manfaat dari jurnal penutup perusahaan dagang adalah untuk menghitung laba bersih atau rugi bersih perusahaan, memindahkan laba bersih atau rugi bersih perusahaan ke akun modal, mengosongkan saldo akun-akun sementara, dan menyederhanakan proses pembuatan laporan keuangan.

Demikianlah artikel ini tentang contoh jurnal penutup perusahaan dagang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang belajar atau mempraktikkan akuntansi perusahaan dagang.

Video Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Ada pertanyaan? Diskusikan dengan penulis atau pengguna lain
Tautan disalin ke papan klip!