Djp diskon 50 angsuran pph pasal 25 tidak berlaku surut

Djp diskon 50 angsuran pph pasal 25 tidak berlaku surut - Artikel ini akan membahas tentang kebijakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang memberikan diskon 50% untuk angsuran pajak penghasilan (PPH) pasal 25 bagi wajib pajak tertentu. Diskon ini tidak berlaku surut, artinya hanya berlaku untuk angsuran yang jatuh tempo setelah kebijakan ini diterbitkan. Artikel ini juga akan menjawab beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan terkait dengan kebijakan ini, serta memberikan kesimpulan dan saran.

Apa itu diskon 50% angsuran PPH pasal 25?

Apa itu diskon 50% angsuran PPH pasal 25?
Apa itu diskon 50% angsuran PPH pasal 25?
bing.net webmasters.googleblog.com Mister Geko Grogol Inc

PPH pasal 25 adalah pajak yang dibayar oleh wajib pajak orang pribadi atau badan dalam negeri sebagai angsuran atas PPH tahunan. Angsuran ini dihitung berdasarkan PPH tahun sebelumnya dan dibagi menjadi 12 bulan. Angsuran ini harus dibayar setiap bulan paling lambat tanggal 15 bulan berjalan.

Diskon 50%angsuran PPH pasal 25 adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh DJP melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-21/PJ/2020 tanggal 29 September 2020. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan insentif kepada wajib pajak yang terdampak pandemi Covid-19. Diskon ini hanya berlaku untuk wajib pajak tertentu yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh DJP, yaitu:

  • Wajib pajak badan dalam negeri yang melakukan kegiatan usaha di bidang industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, atau jasa perhotelan.
  • Wajib pajak badan dalam negeri yang melakukan kegiatan usaha di bidang lainnya, dengan syarat mengalami penurunan omzet minimal 25% dibandingkan dengan omzet rata-rata bulanan tahun sebelumnya.
  • Wajib pajak orang pribadi yang memiliki penghasilan neto usaha atau pekerjaan bebas lebih dari Rp4,8 miliar per tahun, dengan syarat mengalami penurunan omzet minimal 25% dibandingkan dengan omzet rata-rata bulanan tahun sebelumnya.

Diskon ini tidak berlaku surut, artinya hanya berlaku untuk angsuran PPH pasal 25 yang jatuh tempo mulai Oktober 2020 hingga Desember 2020. Wajib pajak yang ingin mendapatkan diskon ini harus mengajukan permohonan kepada DJP melalui aplikasi e-filing dengan melampirkan dokumen pendukung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Q: Apakah diskon ini berpengaruh terhadap PPH tahunan?

A: Tidak. Diskon ini hanya berpengaruh terhadap angsuran PPH pasal 25, bukan terhadap PPH tahunan. Wajib pajak tetap harus melaporkan dan membayar PPH tahunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Q: Apakah diskon ini dapat dikumulatifkan dengan fasilitas lainnya?

A: Tidak. Diskon ini tidak dapat dikumulatifkan dengan fasilitas lainnya, seperti pembebasan atau pengurangan PPH pasal 22 impor, pembebasan atau pengurangan PPH pasal 23, atau pembebasan atau pengurangan PPH final atas bunga deposito atau tabungan.

Q: Bagaimana cara menghitung diskon 50% angsuran PPH pasal 25?

A: Diskon 50% angsuran PPH pasal 25 dihitung dengan cara mengurangi 50% dari jumlah angsuran PPH pasal 25 yang seharusnya dibayar. Contoh: Jika angsuran PPH pasal 25 yang seharusnya dibayar adalah Rp100 juta, maka dengan diskon 50%, wajib pajak hanya perlu membayar Rp50 juta.

Q: Apa yang terjadi jika wajib pajak tidak mengajukan permohonan diskon ini?

A: Jika wajib pajak tidak mengajukan permohonan diskon ini, maka wajib pajak tetap harus membayar angsuran PPH pasal 25 sesuai dengan jumlah yang ditetapkan oleh DJP. Wajib pajak tidak dapat mengklaim diskon ini secara retrospektif.

Q: Apa sanksi yang dikenakan jika wajib pajak tidak membayar angsuran PPH pasal 25 sesuai dengan ketentuan?

A: Jika wajib pajak tidak membayar angsuran PPH pasal 25 sesuai dengan ketentuan, maka wajib pajak akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan dari jumlah angsuran yang kurang dibayar. Sanksi ini berlaku sampai dengan tanggal pembayaran atau tanggal penagihan oleh DJP.

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan dan Saran
bing.net webmasters.googleblog.com Mister Geko Grogol Inc

Diskon 50% angsuran PPH pasal 25 adalah salah satu bentuk insentif pajak yang diberikan oleh DJP kepada wajib pajak yang terdampak pandemi Covid-19. Diskon ini hanya berlaku untuk wajib pajak tertentu yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh DJP, dan hanya berlaku untuk angsuran yang jatuh tempo mulai Oktober 2020 hingga Desember 2020. Wajib pajak yang ingin mendapatkan diskon ini harus mengajukan permohonan kepada DJP melalui aplikasi e-filing dengan melampirkan dokumen pendukung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Diskon ini diharapkan dapat membantu wajib pajak dalam mengatasi kesulitan likuiditas akibat pandemi Covid-19, serta mendorong wajib pajak untuk tetap memenuhi kewajiban perpajakan mereka. Wajib pajak disarankan untuk memanfaatkan diskon ini dengan bijak dan bertanggung jawab, serta memastikan bahwa mereka memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Wajib pajak juga disarankan untuk tetap memantau perkembangan kebijakan perpajakan lainnya yang mungkin dikeluarkan oleh DJP sebagai respons terhadap situasi pandemi Covid-19.

Video Djp diskon 50 angsuran pph pasal 25 tidak berlaku surut

Ada pertanyaan? Diskusikan dengan penulis atau pengguna lain
Tautan disalin ke papan klip!