Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Diperpanjang Hingga Akhir Tahun - Artikel ini akan membahas tentang diskon angsuran pajak penghasilan (PPh) pasal 25 yang diberikan oleh pemerintah Indonesia sebagai salah satu insentif perpajakan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19. Diskon angsuran PPh pasal 25 adalah pengurangan sebesar 50% dari jumlah angsuran yang harus dibayar oleh wajib pajak tertentu. Diskon ini awalnya berlaku sampai dengan Juni 2021, namun kemudian diperpanjang hingga akhir tahun 2021 melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 86/PMK.03/2021.

Apa Itu Diskon Angsuran PPh Pasal 25?

Apa Itu Diskon Angsuran PPh Pasal 25?
Apa Itu Diskon Angsuran PPh Pasal 25?
bing.net webmasters.googleblog.com Mister Geko Grogol Inc

PPh pasal 25 adalah pajak yang dibayar oleh wajib pajak badan atau orang pribadi dalam negeri secara berkala setiap bulan sebagai bagian dari pembayaran pajak tahunan. Besarnya angsuran PPh pasal 25 ditentukan berdasarkan jumlah PPh yang terutang pada tahun sebelumnya, dikurangi dengan kredit pajak, dan dibagi dengan 12 bulan. Angsuran PPh pasal 25 harus dibayar paling lambat tanggal 15 bulan berjalan.

Diskon angsuran PPh pasal 25 adalah insentif perpajakan yang diberikan oleh pemerintah untuk meringankan beban wajib pajak yang terdampak pandemi Covid-19. Dengan diskon ini, wajib pajak hanya perlu membayar 50% dari jumlah angsuran PPh pasal 25 yang seharusnya. Diskon ini berlaku untuk wajib pajak tertentu yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Bergerak di bidang usaha tertentu yang terdampak pandemi Covid-19, sesuai dengan lampiran PMK Nomor 86/PMK.03/2021.
  • Memiliki omzet maksimal Rp50 miliar pada tahun 2020.
  • Melakukan pembayaran angsuran PPh pasal 25 secara tepat waktu.

Diskon angsuran PPh pasal 25 awalnya berlaku untuk masa pajak Januari hingga Juni 2021, namun kemudian diperpanjang untuk masa pajak Juli hingga Desember 2021 melalui PMK Nomor 86/PMK.03/2021 yang diterbitkan pada tanggal 30 Juni 2021. Dengan demikian, wajib pajak yang memenuhi syarat dapat menikmati diskon ini selama satu tahun penuh.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bagaimana cara menghitung diskon angsuran PPh pasal 25?

Diskon angsuran PPh pasal 25 dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

Diskon=(Angsuran PPh pasal 25 tanpa diskon x 50%)- Angsuran PPh pasal 25 dengan diskon

Contoh:

Misalkan PT ABC adalah wajib pajak badan yang bergerak di bidang usaha perdagangan eceran dan memiliki omzet Rp40 miliar pada tahun 2020. PT ABC harus membayar angsuran PPh pasal 25 sebesar Rp10 juta per bulan tanpa diskon. Dengan adanya diskon, PT ABC hanya perlu membayar Rp5 juta per bulan. Maka, diskon yang diperoleh PT ABC adalah:

Diskon=(Rp10 juta x 50%)- Rp5 juta

Diskon= Rp5 juta- Rp5 juta

Diskon= Rp0

Dengan demikian, PT ABC tidak mendapatkan diskon angsuran PPh pasal 25 karena jumlah angsurannya sudah setengah dari yang seharusnya.

Apakah diskon angsuran PPh pasal 25 berpengaruh terhadap PPh tahunan?

Diskon angsuran PPh pasal 25 tidak berpengaruh terhadap PPh tahunan. Wajib pajak tetap harus melaporkan dan membayar PPh tahunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diskon angsuran PPh pasal 25 hanya bersifat sementara dan tidak mengubah besarnya PPh yang terutang. Jika terdapat selisih antara PPh tahunan yang terutang dengan jumlah angsuran PPh pasal 25 yang telah dibayar, maka wajib pajak harus membayar atau mendapatkan pengembalian selisih tersebut.

Bagaimana cara mengajukan diskon angsuran PPh pasal 25?

Cara mengajukan diskon angsuran PPh pasal 25 adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Penghasilan Pasal 25 secara elektronik melalui aplikasi e-Filing atau e-Form.
  2. Mengisi kolom "Jumlah Angsuran" dengan jumlah angsuran setelah dikurangi diskon.
  3. Mengisi kolom "Kode Insentif" dengan kode "02" untuk diskon angsuran PPh pasal 25.
  4. Melampirkan dokumen pendukung yang dibutuhkan, seperti laporan keuangan, daftar bidang usaha, dan bukti pembayaran angsuran sebelumnya.
  5. Mengirimkan SPT Masa PPh pasal 25 beserta lampirannya secara elektronik melalui aplikasi e-Filing atau e-Form paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya.
  6. Membayar angsuran PPh pasal 25 yang telah dikurangi diskon melalui bank persepsi paling lambat tanggal 15 bulan berjalan.

Kesimpulan

Diskon angsuran PPh pasal 25 adalah salah satu insentif perpajakan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk membantu wajib pajak yang terdampak pandemi Covid-19. Diskon ini berupa pengurangan sebesar 50% dari jumlah angsuran PPh pasal 25 yang harus dibayar oleh wajib pajak tertentu. Diskon ini berlaku untuk masa pajak Januari hingga Desember 2021. Wajib pajak yang ingin mendapatkan diskon ini harus mengajukan SPT Masa PPh pasal 25 secara elektronik dan membayar angsuran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Video Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Ada pertanyaan? Diskusikan dengan penulis atau pengguna lain
Tautan disalin ke papan klip!